
Mahasiswi STIKOM Yos Sudarso Jadi Duta Inspirasi Indonesia Batch 20
Simas, mahasiswi program studi Sistem Informasi STIKOM Yos Sudarso Purwokerto, resmi dinobatkan sebagai Duta Inspirasi Indonesia Batch 20 mewakili wilayah D.I. Yogyakarta pada 1 Maret 2026. Melalui platform pemberdayaan pemuda nasional tersebut, ia kini mengemban misi mendorong literasi digital bagi generasi muda.
Perjalanan Simas menuju ajang ini bermula dari pertemuannya dengan seorang teman bernama Mala saat mengikuti lomba esai IDEAFEST pada 26—27 Juli 2025. Dari cerita yang dibagikan, Simas melihat Duta Inspirasi Indonesia bukan sekadar gelar, melainkan wadah untuk bertumbuh dan memberikan dampak yang lebih luas kepada masyarakat.
Untuk meraih gelar tersebut, Simas harus bersaing ketat dengan perwakilan dari 38 provinsi melalui serangkaian seleksi yang dilakukan secara online. Seleksi administrasi dibuka pada 18 Februari, dilanjutkan dengan wawancara dan Leaderless Group Discussion (LGD) hingga 27 Februari 2026.
Di tengah ketatnya kompetisi, Simas mengaku sempat dihadapkan pada rasa tidak percaya diri. "Saya sempat berpikir apakah saya cukup layak untuk berada di antara mereka yang memiliki pengalaman luar biasa," akunya. Namun ia memilih berdamai dengan ketakutan itu. "Saya belajar bahwa kepercayaan diri bukan berasal dari merasa paling hebat, tetapi dari keberanian untuk terus mencoba dan berkembang," tambahnya.
Pencapaian ini diraih di tengah padatnya kesibukan akademik. Selain berkuliah dan aktif berorganisasi, Simas juga tengah menjalani Program Magang Berdampak selama enam bulan sebagai Junior Web Developer dan Junior UI/UX Designer di PT Vinix Seven Aurum.
Simas mengungkapkan bahwa manajemen waktu menjadi kunci utama dalam menjaga keseimbangan aktivitasnya. "Setiap hari saya membuat daftar prioritas pekerjaan dan menentukan target yang harus diselesaikan. Bagi saya, kesibukan bukan hambatan untuk berkembang, tetapi justru melatih kita menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab," ujarnya.
Simas juga menyebut lingkungan kampus STIKOM Yos Sudarso sebagai salah satu faktor yang membentuk karakternya. Menurutnya, kampus yang inklusif memberinya ruang untuk terlibat dalam kepanitiaan, penelitian, hingga kompetisi yang melatih mental kepemimpinan.
Ia pun menitipkan pesan bagi seluruh rekan mahasiswa di STIKOM Yos Sudarso. "Jangan pernah menunggu merasa sempurna untuk memulai sesuatu. Banyak orang gagal meraih kesempatan bukan karena tidak mampu, tetapi karena terlalu lama menunggu siap. Jangan takut gagal, karena langkah kecil yang kita lakukan hari ini bisa jadi awal dari dampak besar di masa depan," pungkasnya.
Penulis: Risky Bintang
Lanjut Baca
Berita terkait dari lingkungan kampus
Lanjutkan membaca artikel lain yang relevan dengan kategori achievements, topik, dan aktivitas STIKOM Yos Sudarso.

Yudisium STIKOM Yos Sudarso, Juni 2026
STIKOM Yos Sudarso resmi mewisudakan lima mahasiswa dalam Yudisium tahap 1
Baca Selanjutnya
SEMA STIKOM Yos Sudarso Resmikan Empat HIMA dalam Pelantikan Pengurus Baru
Senat Mahasiswa (SEMA) STIKOM Yos Sudarso resmi melantik pengurus periode 2026/2027 sekaligus meresmikan pembentukan Himpunan Mahasiswa (HIMA) di tin…
Baca Selanjutnya
AI, Robot, hingga Board Game: Begini Serunya Trial Class STIKOM Yos Sudarso
Sebanyak 34 siswa kelas 11 SMA Kristen Purwokerto menginjakkan kaki di STIKOM Yos Sudarso — bukan sebagai tamu biasa, melainkan sebagai undangan isti…
Baca Selanjutnya