
STIKOM Yos Sudarso Gelar Wisuda ke-XVI, Catat 87 Lulusan Terbanyak Sepanjang Sejarah Kampus
STIKOM Yos Sudarso Purwokerto menyelenggarakan Wisuda ke-XVI Sarjana dan Ahli Madya pada Senin, 19 Oktober 2026, di Java Heritage Hotel Purwokerto. Sebanyak 87 wisudawan dari empat program studi mengikuti prosesi wisuda yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik mereka. Jumlah tersebut tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah STIKOM Yos Sudarso.
Ketua STIKOM Yos Sudarso, Romanus Edy Prabowo, S.Si., M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni penyerahan ijazah, melainkan perayaan atas ketekunan, doa, pengorbanan, dan kerja bersama. Ia berharap pencapaian 87 lulusan tersebut menjadi dorongan bagi kampus untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar senantiasa menjaga kebenaran, integritas, dan martabat manusia dalam kehidupan maupun pekerjaan. Nilai-nilai SYS-CODE yang mencakup Competence, Obedience, Dedication, dan Excellence diharapkan menjadi pegangan lulusan untuk terus mengembangkan kompetensi, menjunjung etika, bekerja dengan penuh tanggung jawab, serta menghasilkan karya yang berkualitas dan bermanfaat.
Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (AI), para lulusan juga didorong untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, menjaga privasi, memverifikasi informasi, serta menghindari plagiarisme. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari dampak positif yang diberikan kepada sesama dan lingkungan.
87 Lulusan dari Empat Program Studi
Dari total 87 lulusan, Program Studi S1 Sistem Informasi meluluskan 45 mahasiswa, dengan tiga di antaranya meraih predikat cumlaude. Program Studi S1 Teknik Informatika meluluskan 19 mahasiswa, termasuk empat lulusan cumlaude. Sementara itu, Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual (DKV) meluluskan 11 mahasiswa, dan Program Studi D3 Komputerisasi Akuntansi meluluskan 12 mahasiswa, dengan delapan di antaranya meraih predikat cumlaude.
Wisuda tahun ini juga menjadi istimewa karena tiga mahasiswa menyelesaikan studi tanpa melalui jalur skripsi, yaitu Mikha El Charisto Rahardjo, Vincensius Agung Wibowo Joyopranoto, dan Bernaditus Yordan Baraga.
Empat Wisudawan Terbaik Raih Prestasi Akademik
Pada wisuda ke-XVI ini, empat mahasiswa dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dari masing-masing program studi.
Marsell Stefen Lontaan, S.Kom. menjadi wisudawan terbaik Program Studi S1 Sistem Informasi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Setelah menyelesaikan studinya, Marsell kini telah bekerja di TV One.
Dari Program Studi S1 Teknik Informatika, Mikha El Charisto Rahardjo meraih IPK 3,99 dan menyelesaikan studinya tanpa skripsi. Pratama Bima Yudha Kartika menjadi wisudawan terbaik Program Studi D3 Komputerisasi Akuntansi dengan IPK 3,91. Sementara itu, Vaness Wibowo Sentosa meraih predikat wisudawan terbaik Program Studi S1 Desain Komunikasi Visual dengan IPK 3,74.
Capaian tersebut menjadi gambaran dari usaha dan ketekunan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan di bidang masing-masing.
Pesan untuk Terus Berkembang dan Berkontribusi
Sambutan Kepala LLDikti Wilayah VI Jawa Tengah turut menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan. Ia mendorong wisudawan untuk terus mengembangkan kemampuan, berinovasi, dan beradaptasi dengan perubahan teknologi. Kompetensi, menurutnya, perlu berjalan beriringan dengan integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Pesan serupa disampaikan dalam sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan oleh perwakilan karena Bupati berhalangan hadir. Para lulusan diingatkan bahwa wisuda bukan akhir perjuangan, melainkan awal untuk menghadapi persaingan dunia kerja dan perubahan teknologi. Selain mengandalkan ijazah, lulusan perlu terus meningkatkan keterampilan teknis dan nonteknis, memperkuat komunikasi dan disiplin, serta mengambil bagian dalam pembangunan dan kehidupan masyarakat Banyumas.
Sementara itu, perwakilan wisudawan, Marsell Stefen Lontaan, membagikan pengalaman perjalanan pendidikannya yang tidak selalu berjalan lurus. Ia menceritakan bahwa dirinya sempat menjalani jeda selama dua tahun setelah lulus SMA dan pada awalnya tidak yakin dapat melanjutkan kuliah.
Pengalaman tersebut mengantarkannya pada pesan bahwa seseorang tidak harus mengetahui seluruh rencana hidup sebelum berani mengambil langkah pertama. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, dosen, pihak kampus, teman-teman, dan para mentor yang telah mendukung perjalanannya.
Menurut Marsell, pengalaman kuliah tidak hanya memberikan bekal akademik, tetapi juga membentuk kemampuan komunikasi, kerja sama, etika, dan tanggung jawab yang berguna di dunia kerja. Ia mengajak mahasiswa yang masih berproses untuk terus belajar, memanfaatkan kesempatan, dan berani mencoba tanpa harus menunggu menjadi hebat untuk mulai melakukan hal baik.
Puisi dan Pemberian Bunga, Momen Haru Bersama Orang Tua
Salah satu momen paling emosional dalam wisuda ke-XVI terjadi ketika para wisudawan terbaik memberikan bunga kepada orang tua sebagai ungkapan terima kasih atas doa, dukungan, dan pengorbanan selama menempuh pendidikan.
Momen tersebut diiringi pembacaan puisi oleh Lia Bekti Erviana, S.Kom. Puisi yang dibawakannya berisi ungkapan terima kasih kepada STIKOM Yos Sudarso, teman-teman sejawat, dan orang tua yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan para wisudawan.
Perpaduan puisi dan pemberian bunga membuat suasana ballroom dipenuhi tangis haru. Momen ini menjadi kesempatan bagi para wisudawan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada orang-orang yang telah mendampingi mereka melewati berbagai tantangan hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.
Penampilan Seni dan Musik Meriahkan Wisuda
Selain prosesi akademik, Wisuda ke-XVI STIKOM Yos Sudarso turut dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni dan musik. Tari Denok Semarangan menghadirkan nuansa budaya, sementara paduan suara STIKOM Yos Sudarso membawakan lagu Everything You Are dari Hindia dan Jatuh, Bangkit Kembali dari HIVI!.
Suasana semakin semarak melalui penampilan para wisudawan, yaitu Martina Novilia Letek, Joseph Ridjay Prawiro Watratan, dan Pius Takndare. Ketiganya membawakan lagu Ambon Manise yang menggambarkan keindahan dan kecintaan terhadap tanah Ambon. Penampilan tersebut turut menghadirkan keberagaman budaya dalam perayaan kelulusan.
Rangkaian Wisuda ke-XVI menjadi penanda berakhirnya satu tahap pendidikan bagi 87 lulusan STIKOM Yos Sudarso. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama kuliah, para wisudawan kini bersiap melanjutkan perjalanan menuju dunia kerja maupun tahap kehidupan berikutnya.
Wisuda bukan hanya tentang gelar yang diperoleh, tetapi juga tentang proses, perjuangan, dan hubungan yang terbentuk selama perjalanan. Sebagaimana pesan yang disampaikan dalam rangkaian sambutan, pencapaian ini diharapkan menjadi awal bagi para lulusan untuk terus belajar, menjaga integritas, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Lanjut Baca
Berita terkait dari lingkungan kampus
Lanjutkan membaca artikel lain yang relevan dengan kategori campus news, topik, dan aktivitas STIKOM Yos Sudarso.

STIKOM Yos Sudarso Perluas Kolabarasi dengan Badan Riset Inovasi Nasional
STIKOM Yos Sudarso Purwokerto terus memperluas jejaring kolaborasi dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi.
Baca Selanjutnya
1.010 Peserta Ramaikan SYS RUN 2026 di Menara Teratai Purwokerto
Sebanyak 1.010 peserta mengikuti SYS RUN 2026 yang digelar STIKOM Yos Sudarso Purwokerto di kawasan Menara Teratai Purwokerto.
Baca Selanjutnya
PMI Bekali Mahasiswa Baru STIKOM Yos Sudarso tentang Pergaulan Sehat dan Kesadaran Diri
Mahasiswa baru STIKOM Yos Sudarso Purwokerto mendapat pembekalan mengenai pentingnya menjaga diri dan membangun pergaulan sehat dalam sesi Palang Mer…
Baca Selanjutnya