
Sinergi Wijayadhanu Perkuat Solidaritas dan Kepemimpinan Pengurus Senat Mahasiswa STIKOM Yos Sudarso
Senat Mahasiswa (SEMA) STIKOM Yos Sudarso Purwokerto menyelenggarakan kegiatan Sinergi Wijayadhanu bertema "Stronger Together, Closer Forever" pada 4–5 Agustus 2026 di Baturraden, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini diikuti oleh 23 pengurus Senat Mahasiswa, didampingi Pembina SEMA, Romo Christy Mahendra, S.Kom., M.Kom., serta menghadirkan mahasiswa peserta Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) sebagai pemateri.
Melalui kegiatan ini, para pengurus dibekali berbagai materi dan aktivitas kebersamaan untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan kepedulian sosial, serta mengembangkan potensi diri sebagai bekal menjalankan organisasi.
Ketua Panitia, Kukuh Jatmiko, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika angkatan 2023, menjelaskan bahwa Sinergi Wijayadhanu menjadi wadah bagi seluruh pengurus untuk membangun kedekatan sekaligus mengembangkan kapasitas diri melalui materi analisis sosial dan penyusunan roadmap of my life.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan rasa solidaritas antar sesama pengurus Senat Mahasiswa. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai analisis sosial dan penyusunan roadmap of my life agar mampu memahami kondisi sosial sekaligus mengenali potensi diri masing-masing," ujar Kukuh.
Menurut Kukuh, tema "Stronger Together, Closer Forever" dipilih untuk menegaskan semangat persatuan dan kebersamaan yang diharapkan tidak hanya terjalin selama masa kepengurusan, tetapi juga terus terjaga setelahnya. Baturraden dipilih sebagai lokasi kegiatan karena suasana alamnya yang mendukung proses pembelajaran, refleksi, dan mempererat kebersamaan antarpengurus.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi, pentas seni, api unggun, outbound, hingga sesi evaluasi. Seluruh agenda diarahkan untuk meningkatkan komunikasi, kerja sama tim, dan rasa kekeluargaan di lingkungan organisasi.
Kukuh berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mendorong setiap pengurus untuk terus mengembangkan potensi diri sehingga dapat menjalankan perannya secara lebih optimal di Senat Mahasiswa.
Salah satu peserta, Vanes Eric Riyanto, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika angkatan 2025, mengaku mengikuti Sinergi Wijayadhanu untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan seluruh pengurus Senat Mahasiswa.
"Menurut saya komunikasi antaranggota, baik dalam satu divisi maupun lintas divisi, masih belum terjalin dengan erat karena masih sering terjadi miskomunikasi. Melalui kegiatan ini saya berharap hubungan dan kebersamaan antaranggota menjadi lebih kuat," ungkap Vanes.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman berharga karena tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menumbuhkan pemahaman akan pentingnya komunikasi dan kolaborasi dalam menjalankan organisasi. Vanes berharap kegiatan serupa dapat kembali diselenggarakan dengan durasi yang lebih panjang agar proses membangun hubungan antaranggota dapat berlangsung lebih maksimal.
Sementara itu, pemateri Afdal Indra M., mahasiswa Program Studi Sistem Informasi angkatan 2024, menyampaikan materi analisis sosial melalui pendekatan Onion Tool dan Teori Sistem. Ia menjelaskan bahwa kedua pendekatan tersebut mengajarkan mahasiswa untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, melainkan memahami akar persoalan sebelum menentukan solusi.
"Onion Tool mengajarkan kita untuk melihat lebih dalam, bukan hanya apa yang tampak di permukaan, tetapi juga memahami kebutuhan dan kepentingan seseorang. Sementara itu, Teori Sistem mengajarkan bahwa suatu masalah tidak selalu berasal dari individu, melainkan dapat dipengaruhi oleh organisasi maupun lingkungan di sekitarnya," jelas Afdal.
Ia menambahkan, pemahaman tersebut penting dimiliki mahasiswa karena dapat membantu mereka mengambil keputusan secara lebih bijaksana serta membangun kerja sama yang lebih baik di lingkungan organisasi maupun perkuliahan. Afdal juga mengapresiasi antusiasme peserta yang aktif berdiskusi dan menganalisis berbagai studi kasus selama sesi berlangsung.
Melalui Sinergi Wijayadhanu, Senat Mahasiswa STIKOM Yos Sudarso Purwokerto berharap seluruh pengurus mampu membangun budaya organisasi yang lebih solid, komunikatif, dan peduli terhadap lingkungan sosial. Nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan diharapkan menjadi bekal dalam menjalankan amanah organisasi sekaligus membentuk karakter kepemimpinan yang kritis, kolaboratif, dan bijaksana.
Penulis: Risky Bintang
Lanjut Baca
Berita terkait dari lingkungan kampus
Lanjutkan membaca artikel lain yang relevan dengan kategori student life, topik, dan aktivitas STIKOM Yos Sudarso.

Kunjungan Industri HIMA Sistem Informasi STIKOM Yos Sudarso Perkuat Kesiapan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (HIMA SI) STIKOM Yos Sudarso Purwokerto menggelar Kunjungan Industri ke PT Tong Tji Tegal dan PT Mu…
Baca Selanjutnya
Bukan Sekadar Main Game, UKM E-Sport STIKOM Yos Sudarso Jaring Bibit Atlet Lewat Turnamen Perdana
Turnamen Mobile Legends tak lagi sekadar menjadi ajang adu kemampuan bermain gim. Hal itu terlihat dalam turnamen internal perdana yang diselenggarak…
Baca Selanjutnya
Belajar Langsung dari Industri, Mahasiswa Teknik Informatika STIKOM Yos Sudarso Kunjungi PIDI 4.0 dan Showcase Toyota
Sebanyak 45 mahasiswa Teknik Informatika STIKOM Yos Sudarso didampingi empat dosen mengikuti Kunjungan Industri ke Pusat Industri Digital Indonesia (…
Baca Selanjutnya