Penyematan Almamater Tandai Langkah Awal Mahasiswa Baru STIKOM Yos Sudarso
Kembali ke Berita
Campus News

Penyematan Almamater Tandai Langkah Awal Mahasiswa Baru STIKOM Yos Sudarso

Jumat, 11 September 2026
Oleh Gabriel Rosa Dini Caesarani

Sebanyak 58 mahasiswa baru STIKOM Yos Sudarso Purwokerto resmi mengenakan almamater sebagai penanda dimulainya perjalanan mereka sebagai bagian dari civitas akademika. Prosesi penyematan tersebut menjadi bagian dari Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru dan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Aula STIKOM Yos Sudarso Purwokerto, Senin (7/9/2026).

Penyematan almamater menjadi salah satu rangkaian kegiatan PKKMB STIKOM Yos Sudarso 2026 dengan mengusung tema GeneSYS 2026: Code for an Impactful Future. Prosesi tersebut dilakukan oleh Ketua STIKOM Yos Sudarso Romanus Edy Prabowo, S.Si., M.Sc., Ph.D., bersama Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Christy Mahendra, M.Kom., kepada perwakilan mahasiswa baru.

Prosesi tersebut menjadi salah satu momentum penerimaan mahasiswa baru ke dalam lingkungan akademik STIKOM Yos Sudarso. Dalam sambutannya, Romanus menegaskan bahwa mahasiswa baru tidak lagi sekadar calon mahasiswa setelah resmi diterima di lingkungan kampus.

“Mulai hari ini, Saudara bukan lagi hanya calon mahasiswa yang datang untuk mendaftar. Saudara adalah bagian dari komunitas akademik yang belajar, bertumbuh, berjuang, dan melayani bersama,” ujar Romanus.

Ia menekankan bahwa PKKMB bukan sekadar masa orientasi, tetapi menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk memahami budaya akademik, tata nilai, disiplin belajar, etika berkomunitas, serta tanggung jawab sebagai warga kampus.

Tahun ini, STIKOM Yos Sudarso menerima 58 mahasiswa baru yang terdiri atas 28 mahasiswa S1 Sistem Informasi kelas reguler, 19 mahasiswa S1 Teknik Informatika kelas reguler, tiga mahasiswa D3 Komputerisasi Akuntansi kelas reguler, serta delapan mahasiswa S1 Sistem Informasi kelas paralel dan blended learning.

Salah satu mahasiswa yang mengikuti prosesi penyematan almamater adalah Anggita Wahyuningsih dari Program Studi D3 Komputerisasi Akuntansi, lulusan SMAN 1 Jeruk Legi. Bagi Anggita, kesempatan menjadi salah satu perwakilan dalam penyematan almamater menjadi momen yang berkesan.

“Terharu, terlebih saya menjadi salah satu yang ikut mewakili penyematan. Pastinya terdapat perbedaan rasa, lebih bangga dan lebih senang,” ungkap Anggita.

Momen tersebut terasa semakin berarti karena Anggita sebelumnya sempat mengalami gap year dan bekerja sebelum melanjutkan pendidikan tinggi. Baginya, mengenakan almamater untuk pertama kalinya menjadi pencapaian setelah melalui proses yang tidak mudah.

“Pertama kali dipakai rasanya campur aduk, apalagi saya gap year. Setelah dipakai seperti ‘akhirnya’. Dari daftar sana-sini ditolak sampai harus gap dan kerja dulu, akhirnya saya menjadi mahasiswa. Akhirnya mempunyai dan memakai almamater perkuliahan seperti teman-teman lainnya,” tuturnya.

Setelah resmi menjadi bagian dari STIKOM Yos Sudarso, Anggita mengaku bangga berada di lingkungan kampus yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang.

“Saya bangga menjadi bagian dari STIKOM, kampus yang dapat menyatukan dan mempertemukan berbagai suku, berbagai bahasa, dan adat. Menjadi bagian dari kampus yang dapat mencetak generasi unggul,” katanya.

Menurut Anggita, keberagaman yang ia temui di lingkungan kampus juga membuatnya tidak hanya memahami arti menghargai, tetapi mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Selama ini hanya memahami apa arti kata ‘menghargai’, dan sekarang saya baru benar-benar menerapkan ke dalam kehidupan sehari-hari. Bangga berada dalam keberagaman, bangga menjadi bagian dari kampus yang hebat,” lanjutnya.

Mengawali perjalanan sebagai mahasiswa, Anggita berharap dapat menjadi mahasiswa yang aktif, menyelesaikan pendidikan tepat waktu, memperoleh hasil belajar yang baik dan konsisten, serta membangun banyak pertemanan dan relasi.

Sementara itu, melalui tema GeneSYS 2026: Code for an Impactful Future, STIKOM Yos Sudarso mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Ilmu dan teknologi diharapkan berjalan bersama kepedulian sosial serta semangat pelayanan.

Dengan penyematan almamater tersebut, 58 mahasiswa baru GeneSYS 2026 resmi memulai perjalanan sebagai bagian dari civitas akademika STIKOM Yos Sudarso. Perjalanan tersebut tidak hanya diarahkan pada pengembangan kompetensi, tetapi juga pada kemampuan untuk bertumbuh, berkolaborasi, dan menghadirkan dampak melalui ilmu serta karya.

Dipublikasikan diCampus News
Kembali ke daftar berita

Lanjut Baca

Berita terkait dari lingkungan kampus

Lanjutkan membaca artikel lain yang relevan dengan kategori campus news, topik, dan aktivitas STIKOM Yos Sudarso.

Semua Berita