Bukan Sekadar Main Game, UKM E-Sport STIKOM Yos Sudarso Jaring Bibit Atlet Lewat Turnamen Perdana
Kembali ke Berita
Student Life

Bukan Sekadar Main Game, UKM E-Sport STIKOM Yos Sudarso Jaring Bibit Atlet Lewat Turnamen Perdana

Senin, 13 Juli 2026
Oleh Gabriel Rosa Dini Caesarani

Turnamen Mobile Legends tak lagi sekadar menjadi ajang adu kemampuan bermain game. Hal itu terlihat dalam turnamen internal perdana yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) E-Sport STIKOM Yos Sudarso di Ruang 208 STIKOM Yos Sudarso pada 26 Juni 2026. Diikuti lima tim mahasiswa, kompetisi ini menjadi langkah awal UKM E-Sport dalam menjaring bibit atlet sekaligus membangun budaya kompetisi yang profesional di lingkungan kampus.

Berbeda dari kompetisi internal pada umumnya, turnamen ini terbuka bagi seluruh mahasiswa STIKOM Yos Sudarso, tidak hanya anggota UKM E-Sport. Meski digelar dengan fasilitas sederhana dan memanfaatkan ruangan serta proyektor milik kampus, panitia tetap menerapkan standar pertandingan layaknya kompetisi profesional, mulai dari technical meeting, babak kualifikasi, grand final, hingga kehadiran wasit dan admin pertandingan.

Wakil Panitia Pelaksana, Alya, mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2025, mengatakan turnamen ini menjadi langkah awal UKM E-Sport untuk mengubah pandangan bahwa bermain gim tidak selalu identik dengan kegiatan yang membuang waktu.

"Kami ingin mengubah pandangan bahwa bermain game bukan sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi sarana mengembangkan kemampuan seperti strategi, komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga pengambilan keputusan," ujarnya.

Menurut Alya, turnamen ini juga menjadi bagian dari komitmen UKM E-Sport dalam membangun ekosistem game kompetitif di kampus. Mahasiswa yang menunjukkan potensi akan dibina melalui latihan rutin dan scrim sebagai persiapan mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Dari lima tim yang bertanding, Tim Ciwa berhasil keluar sebagai juara pertama. Namun, lebih dari sekadar menentukan pemenang, kompetisi ini juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan bekerja sama, menyusun strategi, dan mengambil keputusan di bawah tekanan.

Pengalaman tersebut dirasakan oleh Riski Bintang Pratama, mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2025 sekaligus peserta dari Tim Streamer Kicik. Baginya, tantangan terbesar justru muncul sebelum pertandingan dimulai, yakni meyakinkan orang tua bahwa mengikuti turnamen tidak akan mengganggu kewajibannya sebagai mahasiswa.

"Jujur, meyakinkan orang tua itu tantangan pertama yang harus kami selesaikan sebelum masuk ke arena pertandingan. Cara kami meyakinkan mereka adalah dengan pembuktian dan keterbukaan," ungkap Riski.

Komitmen itu diwujudkan dengan menjaga keseimbangan antara akademik dan hobi. Riski bersama timnya menempatkan perkuliahan sebagai prioritas utama, sementara latihan bersama dilakukan pada malam hari setelah seluruh tugas dan aktivitas akademik selesai.

"Sisi negatif yang paling terasa kalau kami kurang disiplin adalah waktu tidur yang berkurang dan rasa lelah fisik yang bisa mengganggu konsentrasi kuliah paginya. Jadi, time management di sini bagaimana kami menahan ego untuk tidak push rank sampai larut malam ketika besoknya ada kelas pagi atau ujian," jelasnya.

Meski belum berhasil meraih hasil terbaik, Riski mengaku turnamen tersebut menjadi pengalaman berharga untuk mengukur kemampuan timnya. Menurutnya, kompetisi internal seperti ini menjadi ruang belajar sebelum menghadapi persaingan yang lebih besar.

"Kami sadar persaingan di dunia e-sport sangat ketat dan karier sebagai pro player memiliki masa yang relatif singkat. Karena itu, kami tetap menjadikan kuliah sebagai prioritas sambil terus mengembangkan kemampuan melalui kompetisi seperti ini," pungkasnya.

Melalui turnamen perdana ini, UKM E-Sport STIKOM Yos Sudarso menunjukkan bahwa gim kompetitif tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga ruang belajar yang membentuk strategi, komunikasi, kedisiplinan, dan kerja sama tim. Ke depan, kompetisi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan atlet-atlet e-sport yang mampu membawa nama STIKOM Yos Sudarso di berbagai ajang kompetisi.

Penulis: Riski Bintang 

Dipublikasikan diStudent Life
Kembali ke daftar berita

Lanjut Baca

Berita terkait dari lingkungan kampus

Lanjutkan membaca artikel lain yang relevan dengan kategori student life, topik, dan aktivitas STIKOM Yos Sudarso.

Semua Berita