Kegiatan Vaksinasi COVID – 19 di Kabupaten Banyumas

Covid -19 merupakan penyakit yang mudah menular dan disebabkan oleh virus SARS Cov2. Virus ini telah menyebar ke beberapa negara dan Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Banyumas. Gejala awal dari Covid-19 ini adalah demam, batuk, pilek, gangguan pernafasan, sakit tenggorokan, letih, lesu, gejala ini bisa berupa gejala ringan , sedang, sampai gejala berat tergantung imunitas tubuh penderita dan besar paparan virus Covid-19. Penularan penyakit ini melalui percikan cairan atau liur dari hidung atau mulut penderita saat batuk atau bersin. Percikan cairan atau liur tersebut  terhirup oleh orang sehat atau jatuh pada benda sekitar dan tersentuh orang sehat kemudian menyentuh mata,hidung dan mulut. Cara pencegahannya yaitu  dengan 5 M Plus yaitu memakai masker, sering mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak , mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan serta plus meningkatkan imunitas dengan olah raga rutin, konsumsi gizi seimbang serta berperilaku hidup sehat. 

Di Indonesia maupun di wilayah Kabupaten Banyumas kondisi Covid-19 sampai saat ini masih belum stabil, walaupun sudah cenderung mengalami penurunan. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencegah, mengendalikan dan memutus mata rantai  Covid-19 salah satunya adalah dengan program vaksinasi. 

Mengapa perlu vaksinasi ?

Vaksinasi Covid-19 diberikan agar tubuh mengenali virus tersebut dan memproduksi serta memancing terbentuknya kekebalan tubuh sehingga mampu melawan virus di dalam tubuh. Dengan vaksinasi harapannya dapat menurunkan kasus Covid-19, menjaga produktivitas masyarakat, melindungi kesehatan masyarakat serta mendorong terbentuknya kekebalan kelompok. Untuk terbentuknya kekebalan kelompok minimal 70 % penduduk tervaksinasi. Vaksin Covid-19 yang di gunakan sudah melalui uji pra klinik maupun klinik oleh BPOM sehingga di jamin mutu dan  keamanannya. 

Dosis pemberian vaksin Covid -19 berbeda-beda tergantung jenis vaksin yang di berikan seperti contoh saat ini yang sudah di gunakan sinovac diberikan dengan 2 dosis jarak pemberian antara dosis pertama dengan dosis kedua selama 28 hari. Sedangkan vaksin Astrazeneca di wilayah Kabupaten Banyumas mulai akan diberikan dengan 2 dosis juga dengan jarak dosis pertama dan kedua selama 12 minggu.

Upaya yang dilakukan 

Upaya yang dilakukan untuk mencapai target vaksinasi di wilayah Kabupaten Banyumas,Gereja Katedral Kristus Raja bekerja sama dengan Rumah sakit Elisabeth Purwokerto melakukan Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan mulai pada bulan September 2021 sampai November 2021. yang dilaksanakan di beberapa tempat yaitu di Paskalis Hall,MAN 2 Purwokerto,dan SMP Negeri 1 Kedungbanteng. Target Vaksinasi yaitu Umat Gereja dan Masyarakat sekitar yang belum menerima vaksinasi dosis 1 dan 2 Covid-19. 

Terdapat beberapa tahap yang harus dilalui calon penerima vaksin Covid-19 dalam proses vaksinasi ini. Pertama, calon penerima vaksin harus mendaftar dengan menunjukkan E-KTP atau Kartu Keluarga kepada petugas di meja pendaftaran. Selanjutnya.calon penerima vaksin harus mengikuti skrining kesehatan yang dilakukan oleh dokter yang bertugas pada kegiatan vaksinasi ini. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit bawaan (komorbid). Jika calon penerima vaksin sehat, maka vaksinasi dapat dilakukan. Calon penerima vaksin yang lolos dari tahap skrining selanjutnya menuju tempat vaksinasi dimana panitia telah menyiapkan tempat untuk perempuan dan laki-laki. Beragam ekspresi ditunjukkan oleh para penerima vaksin saat divaksinasi. Ada yang menunjukkan ekspresi takut, gugup, namun tidak sedikit juga penerima vaksin yang menghadapi vaksinasi dengan ekspresi lebih santai. Setelah divaksinasi kemudian penerima vaksin menuju ke meja Observasi dimana petugas akan mencatat hasil pelayanan vaksinasi. Penerima vaksin dipersilahkan untuk duduk dan diobservasi selama 30 menit untuk memonitor kemungkinan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Pada tahap akhir, penerima vaksin akan menerima kartu vaksinasi covid-19 yang berisi informasi detail seputar pemberian vaksin kepada penerima vaksin .