Yayasan Karya Perutusan

Jati Diri 

  1. Yayasan Karya Perutusan adalah badan hukum di bawah naungan Keuskupan Purwokerto yang berkedudukan di Purwokerto dengan alamat Jl. Gereja no. 3 Purwokerto.
  2. Yayasan Karya Perutusan menyelenggarakan karya kerasulan Gerejawi melalui karya pendidikan.
  3. Yayasan Karya Perutusan menyelenggarakan pendidikan formal Pendidikan Tinggi atas dasar nilai-nilai kemanusiaan yang bersumber dari nilai-nilai kristiani.

Visi

Pada tahun 2025 Yayasan Karya Perutusan menjadi lembaga milik keuskupan yang menyelenggarakan universitas yang berlandaskan nilai-nilai humanitas, katolisitas, dan profesionalitas sebagai usaha ikut serta mewujudkan Kerajaan Allah.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang menjunjung tinggi nilai-nilai humanitas, katolisitas dan profesionalitas.
  2. Menyelenggarakan pembinaan dan pendampingan mahasiswa secara intensif untuk pengembangan kepribadian dan katolisitas.
  3. Memiliki tenaga pendidik, administrasi dan management, serta marketing yang berkompeten dan handal di bidang masing-masing.
  4. Memiliki sarana dan prasarana untuk kegiatan perkuliahan, pengembangan pendidikan, dan pembinaan mahasiswa yang memadahi.
  5. Memiliki dana yang mencukupi untuk penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pembinaan mahasiswa.

Sejarah Pendirian

pada tanggal 22 Mei 2001 diputuskan berdirinya yayasan yang diberi nama Yayasan Karya Perutusan Purwokerto

Keberadaan Yayasan Karya Perutusan tidak dapat dilepaskan dari cita-cita almarhum Mgr. Paskalis Hardjo Sumarto, MSC mengenai adanya Perguruan Tinggi di Keuskupan untuk menunjang karya dan perkembangan Gereja Keuskupan Purwokerto. Namun cita-cita tersebut belum terwujud sampai hari beliau dipanggil menghadap Bapa di Surga. Mgr. Julianus Sunarka, SJ sebagai uskup Purwokerto yang baru meneruskan cita-cita tersebut secara konkrit dengan mengundang tokoh-tokoh umat dan pemerhati pendidikan. Dari pertemuan tokoh-tokoh tersebut disepakati untuk mendirikan suatu yayasan yang akan menaungi pengelolaan perguruan tinggi. Keberadaan perguruan tinggi dipandang stategis dan menjadi tuntutan Gereja Keuskupan dengan mempertimbangkan:

  1. Di kota Purwokerto Perguruan Tinggi yang ada tidak mampu menampung lulusan pendidikan menengah dari kabupaten Banyumas dan sekitarnya, sehingga banyak anak harus menempuh pendidikan tinggi di tempat lain.
  2. Beaya pendidikan tinggi yang ada sekarang ini terlampau mahal dan tidak terjangkau oleh mereka yang berasal dari kalangan ekonomi lemah, sementara penduduk dari kabupaten Banyumas dan sekitarnya sebagian besar berada pada posisi ekonomi lemah.
  3. Adanya pendidikan tinggi milik keuskupan menjadi sarana yang strategis bagi karya keuskupan khususnya karya-karya yang berkaitan dengan bidang ilmiah seperti penelitian dan pengembangan.

Atas pertimbangan tersebut di atas maka pada tanggal 22 Mei 2001 diputuskan berdirinya yayasan yang diberi nama Yayasan Karya Perutusan Purwokerto, dengan susunan pengurus:

  1. Mgr. Julianus Kema Sunarka, SJ
  2. Dr. Mateus Suparmoko, MA
  3. Maria Ratnaningsih, SE
  4. Drs. Petrus Rusmusi Indranjoto Murlembang Prasodjo, MS
  5. Justinus Karso Suryo Supono
  6. Drs. Yohanes Sukata
  7. Drs. Ignatius Loyola Chriswanto Wibowo, M.Bus.
  8. Paulus Agus Ariyanto, SE, MM
  9. Vincensius Hadijanto
  10. Ir. Yohanes Hardjianto
  11. Laurens Widjonarko, SH
  12. Drs. Mugirahardjo